No place for playing

Ah seperti lirik lagu lama Iwan Fals, dimana ngga ada tempat lagi di kota ini untuk anak-anak kecil bermain. Begini ceritanya, bulan-bulan ini dimana angin mulai berhembus kencang dan saat itulah banyak anak-anak di Bali mulai memainkan layang-layangnya. Mulai dari menaikan layang-layang yang berukuran besar hingga adu layang-layang.

Untuk yang terakhir diatas sangat banyak digemari oleh anak-anak disini, ada kesenangan tersendiri jika memenangkan adu layang-layang tersebut. Namun akhir-akhir ini, sudah 2 kali saya menyaksikan langsung, dijalanan ramai dan padat seperti Jalan Marlboro, dimana motor dan mobil melintas dengan kencangnya, namun anak-anak itu seperti tidak memperhatikan ramainya lalu lintas hanya untuk saling berebut layang-layang jatuh akibat kalah aduan. Gila! hanya sebuah layang-layang kertas kecil yang mungkin harganya saat ini 1500an (saya ngga tau harga pastinya karena sudah lama tidak maenan layang-layang) mereka menerjang maut *menurut saya* sehingga banyak motor dan mobil yang mengerem tiba-tiba karena anak-anak itu berebut hingga ditengah jalan.

Yah, lagi-lagi karena kesenangan dan kebanggaan dalam diri mereka jika berhasil mendapatkan layang-layang jatuh korban adu layang-layang (mengutip komentar seorang teman). Bali yang semakin padat penduduknya, semakin sempit tempat nyaman untuk bermain * ah serius dikit curhatnya :) *

Foto by : Muha

Share This

5 Comments

Leave your Response, or Trackback

This entry receive 5 Comments

wira:

apalagi utk org dewasa, layangan itu sering bersifat niskala..

Responded on June 2nd, 2009 at 1:37 am

anima:

ah, ini dia posting comeback bung Rama!

iya nih, kalo saya personally ngeliat anak2 yang main layangan sembarangan itu annoying, lebih enak kalau punya tempat gitu ya. ga berbahaya buat mereka dan orang lain

Responded on June 2nd, 2009 at 1:40 am

Ramayadi:

#wira : kamu kan hobby melayangan wir?
#anima : kalo naik layangan bebean seh kayaknya lebih mending, karena ngga ada aduan layangan bebean, nah kalo naik layangan yg diadu2 itu dah bahayanya utk anak2 kecil prim

Responded on June 4th, 2009 at 8:53 am

Kecek:

kalo emng gt resikonya, mendingan km beli tanah yang luas ma buat anakmu kelak kalo pengen main layangan, jadi anak mu gak perlu turun kejalan spt anak-anak lainnya, sanggup chi!

Responded on June 15th, 2009 at 10:14 am

aLe:

Iya neh,
Kalo di Jawa biasanya pas malem bulan purnama maenan gobag sodor, atau yang laennya. Tp selain ruang semakin sempit, budaya lama telah terkikis Play Station dan permainan modern laennya,.

Responded on August 31st, 2009 at 11:42 am

Leave your reply

Yes, I would like to receive notification on incoming comments!

Advertisement

Related Posts

From Bali Care

Seem Delicious